Bab 7: Pribadi Ketiga Dari Ke-Allahan

Bab 7: Pribadi Ketiga Dari Ke-Allahan

Kalimat yang tampak bermasalah (dalam bahasa asli): “The prince of the power of evil can only be held in check by the power of God in the third person of the Godhead, the Holy Spirit.” Special Testimonies, Series A, No. 10, p. 37. (1897), and Evangelism, p. 617.

Terjemahan: “Pangeran kuasa jahat itu hanya dapat dikontrol oleh kuasa Allah dalam pribadi ketiga dari Ke-Allahan, Roh Kudus. -- (E.G. White, Special Testimonies, Series A, No. 10, hal. 37 (1897), dan Evangelisasi, Hal. 617.

Read More

Bab 6: Roh Kudus Adalah Seorang Pribadi

Bab 6: Roh Kudus Adalah Seorang Pribadi

“Roh Kudus adalah seorang pribadi, sebab Dia bersaksi dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Ketika kesaksian ini diberikan, kesaksian ini sendiri menjadi bukti. Saat itu juga kita percaya dan yakin bahwa kita adalah anak-anak Allah… Roh Kudus memiliki suatu kepribadian, jika tidak, Dia tidak dapat memberi kesaksian kepada roh kita dan dengan roh kita (bersaksi) bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dia juga pasti adalah seorang pribadi Ilahi, jika tidak, Dia tidak dapat mencari rahasia-rahasia yang tersembunyi dalam pikiran Allah. “Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah. (Evangelism, Hal. 616, 617).

Read More

Sikap Dalam Doa

Sikap Dalam Doa

Akhir-akhir ini postur tubuh dalam melayangkan doa sering diperdebatkan di kalangan umat-umat Tuhan. Ada sekelompok umat yang sangat ‘saleh,’ mengajarkan bahwa kita harus selalu berlutut dalam melayangkan doa kepada Allah, menjadikannya sebagai doktrin, yang harus dipraktekkan setiap kali mereka berdoa, termasuk di tempat-tempat umum yang dihadiri oleh orang-orang yang bukan Kristen, seperti upacara penguburan. Sementara maksud dan tujuan mereka adalah baik, tetapi dasar doktrinnya tidak benar. Marilah kita simak apa kata Alkitab dan Roh Nubuat.

Read More

Apa Ajaran Sabat Lunar? Revisi 9/8/18

Apa Ajaran Sabat Lunar? Revisi 9/8/18

Sabat Lunar atau Hari Sabat berdasarkan perputaran bulan adalah ajaran baru yang sedang berkembang di antara gereja Advent pemelihara hari Sabat Ketujuh. Walau ada sedikit perbedaan di antara beberapa ajaran sabat lunar ini, tapi dasar persamaan ajarannya adalah: hari Sabat ditentukan oleh perputaran bulan, dan bukan berdasarkan minggu penciptaan. Jadi tanggal-tanggal hari sabat tidak pernah berubah, jatuh pada tanggal 8,15, 22 dan tanggal 29 setiap bulan.

Read More